Floca.id - Area Main Atrium, Ground Floor, Pakuwon Mall Bekasi, tampak padat dalam beberapa pekan terakhir Ramadan 2026. Pengunjung melipir dari satu tenant ke tenant lain, melihat koleksi busana muslim, mencoba aksesori, hingga berburu kebutuhan Lebaran.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, suasana di Ramadan Rhapsody 2026 justru menunjukkan hal berbeda. Event yang berlangsung sejak 4 hingga 29 Maret itu tetap ramai, dengan transaksi yang terus berjalan sepanjang penyelenggaraan hingga mencapai Rp1,1 miliar.
“Alhamdulillah, penyelenggaraan Ramadan Rhapsody 2026 berhasil mendatangkan omzet sebesar 1,1 miliar,” ujar Ketua Ramadan Rhapsody 2026, Leny Rafael, dalam keterangan resmi yang diterima floca.id, Rabu (1/4).
Ketua APPMI DKI Jakarta, Dana Duriyatna, menyebut ada peningkatan sekitar 30 persen dibanding tahun lalu. Ia juga mencatat tren yang cukup terlihat di lapangan.
“Penjualan terbanyak tentu saja busana untuk hari raya. Tahun ini, tunik serta warna butter yellow menjadi incaran konsumen,” katanya.
Ruang untuk UMKM dan Desainer Lokal
Bagi banyak brand lokal, Ramadan Rhapsody jadi momen penting untuk bertemu langsung dengan pembeli. Produk yang ditawarkan pun beragam, mulai dari koleksi desainer hingga produk UMKM.
Vice President Business Consumer BCA, Septi Herlina, mengatakan masyarakat saat ini cenderung lebih berhati-hati dalam berbelanja, tapi tetap mencari kebutuhan Lebaran.
“Kami sadar masyarakat sedang berhati-hati dalam pengeluaran, tapi bukan berarti tidak membeli. Apalagi untuk kebutuhan hari raya,” ujarnya.
Cerita lainnya dari Floca:
Cerita ‘Bertumbuh’ di Balik Pra Tendance 2027 di Ramadan Runway 2026
Selain pakaian, kosmetik juga jadi salah satu yang banyak diminati pengunjung. Beberapa brand turut hadir, tidak hanya menjual produk, tetapi juga menggelar talkshow dan berbagi tips makeup.
Selain area belanja, Ramadan Rhapsody juga menghadirkan rangkaian acara lain, mulai dari fashion show, talkshow, hingga workshop. Sejumlah desainer ikut meramaikan runway, di antaranya Ariy Arka, Dana Duriyatna, Leny Rafael, hingga Yoyok Prasetyo.
“Sanctuary of Ramadan”
Tahun ini, Ramadan Rhapsody mengangkat tema “Sanctuary of Ramadan”. Tema ini diartikan sebagai ruang untuk berhenti sejenak, sekaligus momen refleksi selama bulan Ramadan.
Ketua Fashion Rhapsody, Ariy Arka, menyebut tema ini ingin menghadirkan suasana yang tidak hanya soal belanja, tetapi juga kebersamaan. “Ramadan bisa dimaknai sebagai waktu untuk merenung dan memperbarui diri,” ujarnya. (ikh)