Floca - Santai Sambil Update

collapse
Home / Gaya / Ulos Menutup Cerita BTN Indonesia Fashion Week 2026
Ulos Menutup Cerita BTN Indonesia Fashion Week 2026

Ulos Menutup Cerita BTN Indonesia Fashion Week 2026

2026-08-03  Ikhsan Digdo  80 views

Floca.id - Lima hari Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 berjalan cepat. Dari ratusan koleksi yang tampil di atas runway, satu hal yang terus muncul sampai malam penutupan adalah ulos.

Tahun ini, ulos bukan hanya hadir sebagai kain tradisional, tetapi juga sebagai ide besar yang dibawa lewat tema “Ulos Simetria”. Di panggung penutup, Minggu (2/8), berbagai tenun khas Sumatra Utara dipadukan dengan warna pastel, siluet yang lebih dinamis, dan sentuhan modern yang terasa dekat dengan generasi muda.

Ulos Tak Lagi Terlihat Kuno

Ketua APPMI sekaligus Presiden Indonesia Fashion Week, Poppy Dharsono, mengatakan tema Ulos Simetria dipilih untuk menunjukkan bahwa tradisi dan inovasi tidak harus saling bertolak belakang. Menurutnya, keduanya justru bisa berjalan berdampingan.

“Melalui tema Ulos Simetria, kita diajak untuk memahami bahwa kemajuan harus berjalan beriringan dengan pelestarian nilai-nilai budaya, bahwa tradisi dan inovasi bukanlah dua hal yang bertentangan, melainkan dua kekuatan saling melengkapi untuk membangun masa depan industri mode Indonesia,” kata Poppy.

Selama lima hari penyelenggaraan, BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan lebih dari 200 desainer, 500 tenant UMKM, dan sekitar 4.000 pekerja kreatif. Ajang ini juga mencatatkan lebih dari 35.000 pengunjung dengan total transaksi melebihi Rp10 miliar.

 

Cerita lainnya dari Floca:

Ulos Simetria, Cerita Keseimbangan Tradisi dan Inovasi di BTN Indonesia Fashion Week 2026

 

Dari Runway ke Ekonomi Kreatif

Direktur Commercial Banking BTN Hermita, yang mewakili Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan BTN ingin terus hadir sebagai mitra bagi pelaku industri kreatif dan UMKM. Dukungan itu tidak hanya lewat transaksi selama acara, tetapi juga akses pembiayaan untuk membantu usaha berkembang.

“Ke depan, BTN akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai ekosistem industri kreatif. Kami ingin menjadi lebih dari sekadar bank, tetapi menjadi mitra pertumbuhan yang menghadirkan solusi keuangan dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana juga melihat ulos sebagai pintu masuk untuk mengenalkan Indonesia kepada dunia. Menurutnya, rasa penasaran terhadap sebuah kain di atas runway bisa menjadi awal orang ingin datang dan mengenal daerah asalnya.

“Rasa ingin tahu itu menjadi awal dari diplomasi budaya. Dari situlah lahir keinginan untuk datang, mengenal lebih dekat, lalu kembali suatu hari ke daerah tersebut,” kata Widiyanti.

Mungkin itu yang membuat penutupan IFW 2026 terasa berbeda. Yang paling diingat bukan hanya koleksi yang lewat di atas panggung, tetapi juga cerita tentang bagaimana tradisi masih punya tempat di masa depan mode Indonesia. (ikh)


Share: