Floca - Santai Sambil Update

collapse
Home / Hidup / Bukan Sekadar Tren: 5 Fakta Menarik soal Ekspansi COVE ke Surabaya dan Yogyakarta
Bukan Sekadar Tren: 5 Fakta Menarik soal Ekspansi COVE ke Surabaya dan Yogyakarta

Bukan Sekadar Tren: 5 Fakta Menarik soal Ekspansi COVE ke Surabaya dan Yogyakarta

2025-05-03  Ikhsan Digdo  133 views

Floca.id - Hunian co-living makin jadi primadona, terutama buat generasi muda yang pengin tinggal bareng tapi tetap punya ruang pribadi. COVE, salah satu pemain utama di sektor ini, nggak mau ketinggalan momen. Mereka baru aja mengumumkan ekspansi ke dua kota besar di Pulau Jawa: Surabaya dan Yogyakarta.

Di balik langkah strategis ini, ada beberapa hal menarik yang sayang kalau kamu lewatkan. Yuk, simak lima fakta penting soal ekspansi COVE:

1. Target Buka 2.400 Kamar Baru Sampai Akhir 2025

COVE punya ambisi besar: menghadirkan 2.400 kamar co-living di seluruh Indonesia sampai akhir 2025. Nggak cuma di kota baru, mereka tetap all-out di wilayah andalan seperti Jabodetabek dan Bali. Jadi, siapa tahu nanti kamu bisa tinggal di unit COVE yang lebih dekat rumah (atau kampus).

2. Gaet Urban People di Surabaya dan Yogyakarta

Properti perdana COVE di Surabaya bernama Cove Sanmara. Lokasinya strategis banget di kawasan Mulyorejo, dekat kampus-kampus favorit seperti Unair dan ITS, juga nggak jauh dari mall dan pusat kuliner.

Nggak butuh waktu lama, 80 persen kamarnya langsung tersewa dalam sebulan. Ini nunjukkin kalau minat tinggal di co-living tuh emang tinggi banget. Dalam waktu dekat, COVE juga bakal buka unit baru di Krembangan, Sawahan, Dukuh Kupang, dan Rungkut.

3. Ekonomi Lagi Nggak Stabil, COVE Tetap Stabil

Walau situasi ekonomi di Indonesia lagi naik-turun, COVE tetap ngebuktiin taringnya. Mereka mencatat occupancy rate alias tingkat keterisian kamar sampai 80 persen di kuartal pertama 2025—naik dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Dengan terus berkembangnya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap hunian co-living, kami terus berusaha untuk menyediakan properti berkualitas bagi lebih banyak konsumen, salah satunya melalui ekspansi terbaru kami,” kata  Rizky Kusumo, Country Director of Investment, COVE, dalam siaran pers yang diterima Floca.id pekan ini.

 

Jangan Lupa Baca ini Juga ya:

Dari Tembok Kosong ke Ruang Estetik: 5 Cara Cove Rayakan Hari Seni Sedunia

 

4. Nggak Cuma Sewa, COVE Juga Buka Layanan Konsultasi

Buat yang punya properti tapi bingung mau diapain, COVE juga hadir di Jogja dengan layanan konsultasi dan teknis co-living. Lewat lini ini, mereka bantu pemilik properti mengubah bangunannya jadi aset yang menguntungkan.

Mulai dari studi kelayakan, riset pasar, sampe proyeksi finansial dan desain bangunan—semuanya bisa dibantuin sama tim COVE. Praktis banget!

5. Jabodetabek dan Bali Tetap Jadi Fokus Utama

Walaupun ekspansi ke kota baru jalan terus, Jabodetabek dan Bali tetap jadi prioritas utama. Di Jabodetabek, COVE fokus di kawasan Transit Oriented Development (TOD)—apalagi sekarang makin banyak moda transportasi kayak LRT, MRT, dan KCIC.

Format propertinya pun makin beragam. COVE mulai menghadirkan hunian high-rise dalam bentuk apartemen, lengkap dengan unit 2 kamar buat pasangan muda. Kerja samanya juga nggak main-main, bareng developer gede kayak Mustika Land, Gapura Prima Group, dan JHL Group.

Sementara di Bali, COVE ngincar wisatawan dengan hunian jangka pendek. Mulai dari co-living eksklusif, hotel, sampe villa dan bungalow—semuanya hadir dengan sentuhan gaya hidup bersama yang tetap nyaman dan privat. Tahun lalu, jumlah kamar COVE di Bali bahkan naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Kalau kamu, kepikiran tinggal di mana dulu nih: Surabaya, Jogja, Jakarta, atau Bali? (ikh)


Share: