Floca - Santai Sambil Update

collapse
Home / Singgah / Cerita Chef Nara dari Apurva Kempinski Bali Raih Penghargaan Young Talents Escoffier Asia Pacific 2025
Cerita Chef Nara dari Apurva Kempinski Bali Raih Penghargaan Young Talents Escoffier Asia Pacific 2025

Cerita Chef Nara dari Apurva Kempinski Bali Raih Penghargaan Young Talents Escoffier Asia Pacific 2025

2025-11-07  Floca Team  295 views

Floca.id - Di dapur The Apurva Kempinski Bali , pagi nggak dimulai dengan teriakan atau suara keras, tapi dengan irama lembut pisau bertemu talenan. Di sanalah I Wayan Nara Iswara, chef muda asal Bali, menata mimpinya pelan-pelan, pakai kesabaran, api kecil, dan keyakinan besar.

Beberapa bulan terakhir, nama Nara jadi bahan omongan di dunia kuliner Asia. Ia sukses mencetak prestasi di ajang Young Talents Escoffier Asia Pacific 2025 di Vietnam. Dari tangannya lahir Duck Ballotine, hidangan bebek dengan sentuhan klasik Prancis, disajikan bareng lobak, Pommes Dauphines, dan jus kaya rasa yang hangat.

Tapi yang bikin kemenangannya istimewa bukan cuma rasa di piring itu, melainkan perjalanan panjang di baliknya. Ia disiplin, punya mentor hebat, dan filosofi kerja yang tumbuh kuat di dapur resor bintang lima ini.

Lebih dari Sekadar Piala

“Kami sangat bangga dengan pencapaian luar biasa tim kami di panggung internasional,” ujar Vincent Guironnet, General Manager The Apurva Kempinski Bali, dalam keterangan resmi yang diterima oleh floca.id.

Buat Vincent, kemenangan ini bukan sekadar soal trofi atau nama besar. “Keberhasilan ini menjadi cerminan komitmen kami dalam membina generasi pemimpin perhotelan masa depan,” lanjutnya.

Dan itu terasa banget kalau lihat perjalanan Nara. Dalam kompetisi di Vietnam, ia berhasil membawa Indonesia naik podium, meraih peringkat ketiga dunia, plus Special Sustainable Prize atas dedikasinya terhadap manajemen bahan dan energi berkelanjutan.

Itu jadi sebuah capaian yang nggak cuma soal cita rasa, tapi juga soal kesadaran bahwa memasak hari ini nggak berhenti di lidah, tapi juga menyentuh bumi dan nilai-nilai yang kita rawat.

Chef Nara dari Apurva
Chef Nara dari Apurva. (Foto: Apurva)

Di The Apurva Kempinski Bali, kesadaran itu tumbuh dari proses panjang. Dari mentor-mentor seperti Chef Jean-Yves Leuranguer sampai Chef Ho Weng Kit, mereka membentuk dapur yang bukan cuma tempat kerja, tapi ruang tumbuh—tempat di mana ide, teknik, dan semangat belajar saling bertemu.

 

Cerita lainnya dari Floca:

Kopi, Cinta, dan Tanah Minang: Cerita Roemah Koffie Luncurkan Anak Daro di Jakarta Coffee Week 2025

 

Rasa yang Terus Bertumbuh

“Seiring dengan persiapan peluncuran restoran kesembilan kami, Teppanyaki Restaurant—yang akan melengkapi portofolio kuliner kami seperti Koral, Izakaya by OKU, dan Bai Yun, penghargaan ini menegaskan dedikasi kami terhadap keunggulan di bidang kuliner dan minuman,” tambah Vincent.

Ucapan itu seperti cerminan arah yang mereka tempuh: bukan sekadar buka restoran baru, tapi membangun semangat baru di dunia kuliner. Karena buat mereka, makanan bukan cuma bisnis, tapi bahasa rasa yang bisa nyambungin generasi, budaya, dan nilai-nilai yang mereka jaga.

“Kami menyampaikan apresiasi yang tulus kepada para mentor yang telah membimbing para talenta muda hingga mencapai kesuksesan ini.”

Floca Reminder

Prestasi Nara dan timnya jadi pengingat sederhana tapi kuat, yaitu di balik setiap piring yang indah, ada cerita tentang kerja keras, doa, dan keyakinan. Bahwa kemewahan sejati bukan dari bahan impor atau plating yang rumit, tapi dari tangan yang tulus mencintai prosesnya.

Dan di setiap karya yang mereka sajikan, rasa itu tetap dijaga. Rasa  dan tentu saja makanan yang halal, adalah bentuk paling jujur dari karya yang membawa makna dan prestasi. (flc)

 


Share: